Edukasi Masyarakat dalam Meningkatkan Kesadaran Kebersihan dan Pelestarian Candi Bajang Ratu
Keywords:
Edukasi Kesehatan, Remaja, Asap Rokok, Lingkungan SekolahAbstract
Candi Bajang Ratu merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan budaya penting, sehingga keberadaannya perlu dijaga tidak hanya melalui pemeliharaan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan. Permasalahan kebersihan di lingkungan candi menunjukkan perlunya pendekatan edukatif yang mampu mendorong pengunjung untuk memiliki perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap kawasan cagar budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian Candi Bajang Ratu melalui pendekatan edukatif-partisipatif. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan identifikasi permasalahan, perencanaan program, edukasi kepada masyarakat dan pengunjung, penyediaan media pendukung, serta evaluasi kegiatan. Edukasi dilakukan melalui komunikasi langsung dengan menyampaikan pesan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kawasan, menaati aturan, tidak merokok pada area yang dilarang, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu kelestarian situs. Kegiatan juga diperkuat dengan pemasangan papan imbauan dan penyediaan tempat sampah pada lokasi yang strategis sebagai media pengingat dan sarana pendukung penerapan perilaku bersih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan serta kelestarian kawasan Candi Bajang Ratu. Keberadaan media edukasi dan fasilitas pendukung memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi pengunjung untuk menerapkan perilaku yang bertanggung jawab. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dan pengunjung. Keberlanjutan edukasi, pemeliharaan fasilitas, dan kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan agar kesadaran yang telah dibangun dapat berkembang menjadi perilaku pelestarian yang berkelanjutan.



