K Kreasi Tenun Ikat Berbasis Pewarna Alami dalam Pelestarian Warisan Budaya

Penulis

  • wayan Oktarini universitas nusa cendana

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul Kreasi Tenun Ikat berbasis Pewarna Alami dalam Pelestarian Warisan Budaya dilaksanakan di SMA Santo Paulus Weliman Kabupaten Malaka. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin modern kehidupan sekarang ini, sehingga generasi muda lupa untuk melestarikan kebudayaan lokal yang diantaranya adalah pewarnaan alami pada kain tenun yang berasal dari tumbuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan lokal melalui pengenalan dan pemanfaatan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan. Metode yang digunakan adalah pendampingan, pelatihan serta praktik langsung sehingga peserta didik memahami teori dan terampil dalam mengaplikasikan teknik pewarnaan. Alami pada benang tenun. Peserta didik mampu mengenali berbagai sumber pewarna alami dari lingkungan sekitar yaitu seperti daun jati memberikan warna merah kecoklatan, bunga telang memberikan warna biru keunguan, kunyit memberikan warna kuning, dan kulit batang mahoni meberikan warna coklat. Dengan demikian, program ini menjadi salah satu upaya nyata untuk menghidupkan kembali warisan budaya tenun ikat dan menanamkan nilai-nilai pelestarian budaya sejak usia sekolah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-08

Cara Mengutip

Oktarini, wayan. (2025). K Kreasi Tenun Ikat Berbasis Pewarna Alami dalam Pelestarian Warisan Budaya . Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat), 2(2), 9–17. Diambil dari https://ejournalrisetsadewa.com/index.php/dremi/article/view/28