Edukasi Pemanfaatan Moringa Oleifera sebagai Pangan Lokal dalam Pencegahan Anemia Gravidarum pada Ibu Hamil
Kata Kunci:
Anemia Gravidarum Moringa Oleifera Edukasi Kesehatan Ibu Hamil PengetahuanAbstrak
Anemia gravidarum masih menjadi salah satu masalah kesehatan pada ibu hamil yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan mengenai pemenuhan kebutuhan nutrisi, khususnya zat besi, serta pemanfaatan sumber pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pemanfaatan Moringa oleifera (daun kelor) sebagai salah satu sumber nutrisi dalam upaya pencegahan anemia selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan melibatkan 38 ibu hamil. Metode kegiatan meliputi pengukuran pengetahuan sebelum edukasi (pre-test), pemberian edukasi mengenai anemia gravidarum, kebutuhan nutrisi selama kehamilan, kandungan dan manfaat daun kelor, serta pengukuran pengetahuan setelah edukasi (post-test). Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, responden dengan pengetahuan baik sebanyak 6 orang (16%), cukup 18 orang (47%), dan kurang 14 orang (37%). Setelah edukasi, pengetahuan baik meningkat menjadi 32 orang (84,2%), cukup 4 orang (10,5%), dan kurang 2 orang (5,3%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi pemanfaatan Moringa oleifera dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan berpotensi menjadi pendekatan promotif-preventif berbasis pangan lokal dalam mendukung pencegahan anemia gravidarum. Kegiatan edukasi secara berkelanjutan diperlukan untuk mendukung penerapan pengetahuan dalam perilaku pemenuhan nutrisi selama kehamilan.




