Edukasi Interaksi Obat–Makanan untuk Optimalisasi Terapi Pasien di Fasilitas Kesehatan
Kata Kunci:
Interaksi obat–makanan, edukasi pasien, waktu minum obat, penggunaan obat rasional, Optimalisasi terapiAbstrak
Interaksi obat dan makanan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan terapi, namun masih banyak pasien yang belum memahami dampaknya terhadap penyerapan, efektivitas, maupun keamanan obat. Minimnya literasi penggunaan obat yang benar memunculkan risiko kesalahan terapi, terutama pada pasien rawat jalan yang sering mengonsumsi obat bersamaan dengan makanan atau minuman tertentu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien terkait interaksi obat–makanan dan makna waktu minum obat melalui edukasi langsung menggunakan media leaflet. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi sasaran, penyusunan materi edukatif, pembagian leaflet, serta penyuluhan interpersonal kepada pasien dan keluarga di Ruang Tunggu Depo Rawat Jalan Farmasi RSUD Bahteramas. Hasil menunjukkan tingginya antusiasme peserta dan peningkatan pemahaman terkait contoh interaksi obat-makanan, aturan waktu minum obat, serta risiko yang dapat terjadi bila aturan tersebut tidak dipatuhi. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi penggunaan obat serta berkontribusi pada peningkatan kepatuhan terapi. Dengan demikian, edukasi singkat berbasis komunikasi interpersonal dan media visual dapat menjadi strategi yang berkelanjutan dalam meningkatkan keamanan penggunaan obat di masyarakat.




