Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Kukis Temulawak Berbasis Technopreneurship di Desa Gentasari

Penulis

  • Lina Puspitasari Program Studi Kebidanan, Universitas Amikom Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Misrina Retnowati Program Studi Kebidanan, Universitas Amikom Purwokerto, Purwokerto, Indonesia

Kata Kunci:

Temulawak Kukis Temulawak Technopreneurship Pemberdayaan Masyarakat UMKM Desa Jamu

Abstrak

Desa Gentasari memiliki potensi tanaman herbal, khususnya temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), yang dapat diolah menjadi produk pangan inovatif untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu anggota Tim Penggerak PKK dalam pembuatan kukis temulawak, sekaligus menanamkan konsep technopreneurship sebagai integrasi teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. Metode yang diterapkan meliputi penyampaian materi edukasi tentang manfaat temulawak, praktik pembuatan kukis, teknik pengemasan, serta strategi pemasaran dan perizinan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu membuat kukis temulawak secara mandiri, memahami konsep innovasi produk herbal, dan tertarik mengembangkan usaha berbasis produk lokal. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan motivasi berwirausaha, tetapi juga membuka peluang diversifikasi produk UMKM desa dan penguatan branding Desa Gentasari sebagai Desa Jamu modern. Kegiatan ini selaras dengan prinsip pemberdayaan masyarakat, yaitu memadukan pengetahuan lokal, keterampilan praktis, dan inovasi kewirausahaan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-15

Cara Mengutip

Lina Puspitasari, & Misrina Retnowati. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Kukis Temulawak Berbasis Technopreneurship di Desa Gentasari. Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat), 2(2), 31–38. Diambil dari https://ejournalrisetsadewa.com/index.php/dremi/article/view/33